Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 21 Juni 2016 19:29 WIB
-
-
Kinciakincia.com - Koperasi belum dapat menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) karena koperasi harus memenuhi persyaratan sebagaimana diterapkan ke bank dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Sekretaris Komite KUR Kemenko Perekonomian, Eny Widiyanti menjelaskan, berdasarkan rapat koordinasi tingkat menteri pada Februari lalu telah dibahas kepesertaan koperasi sebagai penyalur KUR.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
"Pak Menko sebagai ketua komite kebijakan pembiayaan bagi UMKM menyampaikan bahwa koperasi dapat saja menjadi penyalur KUR, tapi harus memenuhi persyaratan sebagaimana diterapkan kepada bank. Selama ini koperasi mendapat izin dan diawasi oleh Kemenkop UKM, dimana kualitas pengawasannya belum setara dengan pengawasan OJK kepada bank," tutur Eny seperti dilansir republika.co.id, Selasa (21/6/2016).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Eny menjelaskan, kualitas pengawasan koperasi belum setara dengan bank karena Deputi Pengawasan di Kementerian Koperasi dan UMKM baru ada akhir 2015. Sehingga belum berfungsi dengan maksimal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Menurutnya sebelum adanya deputi pengawasan tersebut sebetulnya sudah dilakukan pengawasan juga terhadap koperasi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
"Tapi kriteria yang diterapkan berbeda. Misal tidak ada data NPL (Nonperforming Loan /rasio kredit macet) koperasi. Saat ini data koperasi saja belum akurat. Mana koperasi yang aktif mana yang tidak aktif," ujarnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Sementara di dalam Permenko Nomor 8 Tahun 2015 yang diubah dengan Permenko Nomor 13 Tahun 2015 disebutkan syarat-syarat untuk menjadi penyalur salah satunya harus mendapatkan rekomendasi dari OJK bahwa bank atau Lembaga Keuangan Nonbank (LKNB) dalam kondisi sehat dan berkinerja baik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Dalam rakor, telah dibahas apakah koperasi dapat dievaluasi dan diawasi oleh OJK berdasarkan peraturan tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Kesimpulannya, OJK tidak dapat melakukan hal tersebut karena koperasi bukan entitas publik. Eny menjelaskan, dalam koperasi berlaku self control, diawasi oleh RAT (Rapat anggota Tahunan).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
"Jadi akuntabilitas koperasi dipertanggungjawabkan terbatas kepada anggota saja. Kewenangan OJK tidak sampai kepada koperasi. Yang bisa dilakukan hanya sebatas technical assistant," ujarnya
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Oleh karena itu, lanjut Eny, Komite Kebijakan Penjaminan Kredit UMKM mengirimkan surat kepada Kementerian Koperasi dan OJK agar mereka membuat nota kesepahaman (MoU).
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Nota kesepahaman tersebut terkait dengan pengawasan yang dilakukan Kemenkop, tapi dengan pendampingan OJK. Namun hingga saat ini menurut Eny MoU tersebut belum keluar dari OJK.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
Kendati begitu, setelah MoU keluar, proses penunjukkan koperasi untuk dapat menyalurkan KUR masih panjang. Sebab, masih perlu revisi Peraturan Menteri Koordinator (Permenko), agar disebutkan secara eksplisit koperasi. Adapun pengaturan penunjukkan koperasi bukan oleh OJK, tapi oleh Kemenkop UKM.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Koperasi Belum Diberi Otoritas Salurkan KUR: http://kinciakincia.com/berita/3026-koperasi-belum-diberi-otoritas-salurkan-kur.html
"Revisi rencananya akan di rakor kan minggu ini tentative, tergantung ketersediaan waktu Pak Menko. Komite tidak bisa mentarget kapan koperasi dapat menjadi penyalur, tergantung kelengkapan regulasinya (MoU dan Permenko)," katanya. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 751 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Selasa, 31 Mei 2016

Disbudpar Agam: Jangan Ada Lagi Rumah Makan dan Restoran Bercitra Jelek

Keberadaan rumah makan dangat penting dalam pengembangan destinasi wisata. Rumah makan bisa jadi etalase sebuah daerah tujuan wisata. Maka, perannya sangat strategis membentuk citra wisata. Karena alasan itu pula, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Agam, perlu melakukan monitoring dan evaluasi pelayanan rumah makan dan restoran di daerah itu."Pembinaan ini bertujuan untu.....
Selasa, 31 Mei 2016

19 Rumah Makan di Agam Sudah Dipasangi Daftar Harga

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Agam memasang daftar harga menu di 19 rumah makan yang tersebar di tiga kecamatan, Senin (30/5/2016).Pemasangan daftar harga menu ini dilakukan dalam acara monitoring dan evaluasi rumah makan. Kegiatan itu langsung dipimpin oleh Sekretaris Disbudpar Kabupaten Agam Ridonal didampingi Kabid Perkembangan dan Pariwisata Rinaldi, Kasi Promos.....
Minggu, 22 Mei 2016

Forikan Kota Sawahlunto Ikut Lomba Inovasi Menu Berbahan Ikan

Setelah keluar sebagai pemuncak lomba inovasi menu olahan masakan berbahan ikan laut tingkat provinsi, kini Tim Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Sawahlunto untuk kedua kalinya ikut berkompetisi di tingkat nasional. Ini kedua kalinya Forikan mewakili Sumatera Barat. Dari belasan anggota Tim Forikan, ada dua orang yang ikut lomba Forikan yang akan digelar pada November 2016, yakn.....
Sabtu, 21 Mei 2016

HW Hotel Gelar “Cooking Competition” Antar-Restoran dan Hotel

Memperingati hari jadi yang ke-5, Hayam Wuruk (HW) Hotel Padang menyelenggarakan “Cooking Competition” pada Sabtu (21/5/2016). Kompetisi ini dibuka Ibu Gubernur Nevi Irwan Parayitno yang diikuti oleh 19 peserta dari hotel dan restoran se-Kota Padang. “Cooking competition” yang dilakukan HW Hotel Padang ini menarik karena kompetisi serupa jarang dilakukan. Tapi, sebaiknya dilaksanakan l.....
Kamis, 19 Mei 2016

Kue Apam, Kuliner Khas Kinali Hadir Jelang Ramadan

Menyambut bulan Ramadan 1437 H, Pemerintah Nagari Kinali, Pasaman Barat, melakukan tradisi memasak apam di halaman kantor walinagarinya, kemarin. Apam merupakan salah satu jenis kuliner khas Kinali yang menjadi makanan "wajib" dalam menyambut bulan suci Ramadan. Makanan terbuat dari tepung beras ini dihadirkan saat buka puasa. Walinagari Kinali, Syafrial yang akrap disapa Mak Sutan, mengat.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 646.000 563.000
2 gr 1.232.000 1.126.000
2,5 gr 1.520.000 1.407.500
3 gr 1.808.000 1.689.000
4 gr 2.384.000 2.252.000
5 gr 3.005.000 2.815.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.505,00 13.525,00
EUR 15.935,00 15.970,00
SGD 9.935,00 9.975,00
JPY 119,50 119,85
AUD 10.610,00 10.645,00
Update Tgl: 19-10-2017 pukul 08:49