Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Selasa, 21 Juni 2016 07:19 WIB
.
.
Kinciakincia.com -
OLEH Inco Harper
Tidak jarang saya merasa kesal saat memesan makanan di sebuah restoran. Kekesalan tersebut disebabkan oleh ketidaktahuan parawai tertentang jenis makanan yang ada dalam daftar menu restoran tersebut. Sering dalam keadaan lapar, maka emosipun jadi mudah naik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Saya termasukpicky dalam hal makanan. Hal itu menyebabkan saya sering cerewet menanyakan kandungan apa-apa saja yang terdapat dalam sebuah makanan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Belum lagi jika saya datang ke sebuah restoran baru yang menunya belum pernah saya pesan. Sangat disayangkan kemudian banyakwaiter yang tidak paham ketika saya tanyakan tentang menu dan harus menanyakannya kembali padasupervisor atau chef restoran tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Kurangnya pemahaman tentang produk yang dijual sering kita temukan pada banyak tenaga penjual atau sales, mulai dari restoran, elektronik hingga otomotif.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Para tenaga penjual ini langsung gelagapan saat ditanya tentang spesifikasi dan detail produk, sehingga tak jarang calon pembeli kehilangan gairah lanjutan untuk melakukan sebuah transaksi pembelian.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Pada beberapa jenis exhibition, justru banyak yang hanya mengeksploitasi kecantikan tenaga penjual perempuan (SPG) tanpa diberikan bekal yang cukup tentangproduct information.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Sebut saja industri otomotif dan komputer yang punya event tahunan, namun dari tahun ke tahun tampaknya tidak menyadari masalah ini sehingga hanya jadi ajang pamer SPG cantik. Ajang ini malah jadi objek fotografi mulai dari fotografer profesional sampai yang amatiran.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Jadi dalam event semacam ini, jangan pernah berharap banyak dari para SPG dan menanyakan produk yang akan kita beli. Hanya rasa kesal yang akan kita dapat dan bukannya informasi yang cukup tentang produk yang kita minati.

Untuk produk-produk elektronik juga demikian. Jangan berharap banyak pada tenaga penjual ketika kita ingin mengetahui lebih lanjut informasi tentang sebuah produk. Ada baiknya mencari review di Internet sebelum melakukan pembelian.

Saatnya merayu calon konsumen
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Personal selling atau penjualan perorangan didefinisikan oleh Tom Duncan (2002), bapak komunikasi pemasaran modern, sebagai bentuk komunikasi dua arah antara penjual dengan pembeli, saat penjual menafsirkan fitur merek terhadap manfaat pembeli.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Menjadi komponen utama dari komunikasi pemasaran (selain advertising,public relations,direct marketing dan sales promotion),personal selling mempunyai karakteristik dan kekuatannya sendiri. Jika advertising dan public relations banyak mengandalkan kekuatan jangkauan komunikasi massa, maka justru kekuatan dari personal selling ada pada kata personal-nya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Jika pada advertising dan PR bentuk komunikasinya bersifat satu arah makapersonal selling mempunyai bentuk komunikasi dua arah. Sangat dimungkinkan terciptanya sebuah dialog antara merek dengan calon pembeli. Nah, di sinilah kemampuan danskill dari tenaga personal selling sangatlah dibutuhkan.

Bagaimana mungkin akan tercipta sebuah dialog jika feedback dari calon konsumen terputus karena ketidakfahaman tenaga personal selling akan produk yang dijual? Jika sifatnya hanya menawarkan sebuah produk tanpa tahu lebih detail benefit-nya bagi konsumen maka tidak ada bedanya dengan advertising.

Terciptanya dialog antara tenagapersonal selling dengan calon konsumen memungkinkan sebuah merek merayu calon konsumennya. Rayuan tidak hanya dengan sekadar promosi, melainkan bagaimana sebuah merek mempunyai benefit sebagai reason to buy sebuah produk. Merek tidak lagi menjadi sebuh kebutuhan, namun juga menjadi sebuah hasrat keinginan.

Komunikasi antar pribadi

Setiap tenaga personal selling wajib dibekali dengan kemampuan komunikasi antar pribadi (interpersonal communication) yang baik. Kemampuan inilah yang menjadi bekal utama tenaga personal selling dalam melakukan tugasnya: merayu para calon konsumen!

De Vito (2009) mendefinisikan komunikasi antar pribadi sebagai proses pengiriman pesan dari seseorang dan diterima oleh orang lain, atau sekelompok orang dengan efek dan umpan balik secara langsung. Sebuah komunikasi antar pribadi mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
(1)openess atau keterbukaan;
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
(2)empathy;
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
(3)supportiveness atau dukungan;
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
(4)positiveness atau rasa positif; dan
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
(5)equality atau kesamaan.


Dalam konteks personal selling,openess atau keterbukaan dapat diartikan bahwa seorang tenaga personal selling haruslah transparan tentang produk yang dijualnya. Tidak menyembunyikan hal-hal yang kemudian hari akan menjadi penyesalan konsumen yang telah membeli.

Empathy dapat dimaksudkan bahwa tenaga personal selling harus mampu memahami apa sebenarnya yang dibutuhkan calon konsumen. Kebutuhan juga harus disesuaikan dengan kemampuan membeli calon konsumen tersebut.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Dalam hal ini, tenaga personal selling jangan sampai memaksa calon pembeli. Ingat, merayu tidaklah harus memaksa. Di sinilah kemampuan yang sangat dibutuhkan adalah kemampuan untuk mendengarkan, bukan berbicara.

Supportiveness atau dukungan seorang tenaga personal selling hanya dapat diwujudkan jika ia memiliki pengetahuan tentang produk (product knowledge) yang baik. Di sinilah kemampuan tenaga personal selling dibutuhkan untuk memahami dan menghafal bahasa-bahasa teknis tentang sebuah produk.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Tenaga personal selling juga harus menjamin bahwa dukungan tetap akan terjadi pasca transaksi pembelian.

Tenagapersonal selling harus memiliki positiveness atau rasa positif, artinya mampu menciptakan kejujuran di kedua belah pihak. Rasa positif dapat menciptakan sebuah dialog yang lebih akrab, terbuka dan saling percaya.

Terakhir masalah equality atau kesamaan. Tenaga personal selling harus dapat melihat dan menilai setiap calon konsumen tanpa membedakan dari daya dan penampilan. Banyak terjadi, penampilan fisik tidak berbanding lurus dengan daya beli.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Tenaga personal selling juga harus menciptakan suasana yang sejajar dan saling membutuhkan dengan calon konsumen. Tenaga personal selling butuh produknya dibeli dan calon konsumen butuh informasi dan layanan yang baik dari tenaga personal selling.

Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak mungkin tenaga personal selling dapat melaksanakan tugasnya dengan baik jika tidak memiliki kemampuan komunikasi antar pribadi yang baik. Dapat dirumuskan bahwa tenaga personal selling yang baik merupakan kombinasi dari pengetahuan dan skill komunikasi antar pribadi ditambah dengan ilmu pemasaran.

Sayangnya masih banyak perusahaan yang belum mampu (atau mau?) memaksimalkan peran tenaga personal selling dan hanya mengandalkan tampilan fisik atau lulusan SMA yang dapat dibayar secara minimal, tanpa dibekali dengan pelatihan personal selling yang cukup.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Di sinilah peran dan kolaborasi bagian Sales dan Komunikasi Pemasaran dibutuhkan untuk melatih tenaga-tenaga personal selling yang nantinya akan menjadi ujung tombak penjualan.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Beberapa jenis industri seperti asuransi dan MLM telah memiliki kemampuan personal selling yang lumayan. Sayangnya kemampuan ini seringkali berhenti setelah terjadinya transaksi pembelian sehingga konsumen merasa dikecewakan dan antipati dengan kegiatan personal selling. Sebuah tantangan bagi perusahaan dalam aktivitas pemasaran mereka.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Sumber: kompas.com
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html
Penulis adalah Dosen & Koordinator Konsentrasi Public Relations Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Pernah menjadi praktisi periklanan. Pencinta audiophile dan film-film hi-definition.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Komunikasi Mesra Para Pemasar: http://kinciakincia.com/berita/3024-komunikasi-mesra-para-pemasar.html




Kirim ke Teman jumlah akses: 561 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Senin, 30 Mei 2016

Inilah Tips Sukses Membuka Usaha Kecil

Usaha kecil biasanya dipilih untuk dijalankan seseorang dengan modal kecil dan risiko yang kecil pula.Membuka usaha kecil merupakan kegiatan yang identik dengan wirausaha pada skala kecil, dan kadang bisa disebut pula sebagai kegiatan usaha sampingan.Dianggap sebagai usaha sampingan karena pada awalnya dikerjakan sebagai tambahan kegiatan usaha sejalan dengan pekerjaan utama sebagai karyaw.....
Rabu, 25 Mei 2016

Inilah 4 Strategi Jitu Agar Uang Anda Tidak Habis Saat Pensiun

Pensiun bisa dibilang sebagai salah satu tujuan akhir perjalanan karir seseorang. Nah, apa sih yang Anda harapkan saat memasuki pensiun? Ada yang ingin berlibur, menikmati tinggal di rumah dan bermain bersama cucu-cucu yang lucu, atau mungkin melakukan hobi yang tidak kesampaian saat masih berkarir dulu. Apapun keinginan Anda, tentunya tetap bekerja di masa pensiun karena uang tidak cukup .....
Rabu, 04 Mei 2016

Memilih Rumah Subsidi, Jangan Tertipu Brosur

Bagi masyarakat menengah, memiliki rumah yang nyaman untuk ditinggali tampaknya saat ini bukan menjadi impian lagi. Pasalnya, melalui program rumah subsidi dari pemerintah, saat ini masyarakat bisa membeli rumah dengan harga terjangkau serta fasilitas kredit yang mudah. Selain membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), keberadaan rumah subsidi ini diharapkan juga dapat mengurangi angka k.....
Minggu, 10 April 2016

Wirausaha Skala Kecil, Bukan Berarti Keuntungan Kecil

Peluang wirausaha skala kecil mungkin identik dengan usaha rumahan. Walaupun Anda menjalankan bisnis skala kecil bukan berarti potensi keuntungannya juga kecil. Ada banyak sekali usaha kecil menengah (UKM) yang menghasilkan keuntungan yang besar, bahkan akhirnya menjadi sebuah usaha dalam skala nasional. Namun yang harus diperhatikan adalah menyesuaikan jenis usaha yang akan dijala.....
Kamis, 31 Maret 2016

Pandai-pandailah Wahai Pengusaha

Kasihan dunia usaha yang kurang beruntung di tengah perekonomian global yang lagi melambat. Jepang sedang didera deflasi, China perekonomiannya sedang turun, Amerika recovery-nya berjalan alot, juga Uni Eropa. Logis jika permintaan ekspor komoditas dan bahan jadi dari Indonesia pun merosot tajam.Dalam suasana seperti itulah Paket Ekonomi jilid XI diluncurkan pemerintah, Rabu (30/3) .....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 660.000 545.000
2 gr 1.220.000 1.090.000
2,5 gr 1.500.000 1.362.500
3 gr 1.780.000 1.635.000
4 gr 2.340.000 2.180.000
5 gr 2.935.000 2.725.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.365,00 13.385,00
EUR 15.670,00 15.710,00
SGD 9.760,00 9.800,00
JPY 120,45 120,85
AUD 10.500,00 10.535,00
Update Tgl: 16-08-2017 pukul 04:59