Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 22 Februari 2014 04:09 WIB
Dari Pedagang Tahu Keliling Hingga Punya Pabrik Tahu Besar
Acim Artasin, Pengusaha Tahu
Acim Artasin, Pengusaha Tahu
Kinciakincia.com -
Jakarta, kinciakincia.com-RODA kehidupan memang berputar. Kesabaran, ketekunan, kerja keras,dan pantang menyerah menjadi modal utama seorang pedagang tahu keliling yang kini menjadi bos pabrik yang memproduksi bahan makanan beromzet jutaan rupiah. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Adalah Acim Artasin (45) yang pertama kali menginjakkan kakinya di Jakarta, tepatnya di daerah Kebayoran Lama, sekira 1971 silam. Ketika itu, dia masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Kedatangannya di Jakarta langsung membawanya mengenal acara berdagang di pasar tradisional. Akhirnya, sembilan tahun kemudian, Acim mulai menggeluti proses jual beli bahan makanan. Berdagang tahu menjadi pilihan pekerjaan baginya. Bisnis keluarga menjadi salah satu latar belakang Acim untuk ikut serta memasarkan tahu dengan sasaran rumah tangga. Mulailah Acim berdagang tahu keliling yang kala itu keuntungan yang didapatnya tidak lebih dari seratusan ribu rupiah per hari. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Meskipun setiap harinya Acim harus berjalan menyusuri jalan di bawah terik matahari, dia melakukannya untuk kehidupan yang diyakini akan lebih baik. ”Sambil berjualan keliling kompleks perumahan, saya juga mulai mengumpulkan modal untuk usaha,” ujar Acim di pabrik tahu miliknya di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Kesabaran, ketekunan, dan kerja keras tanpa mengeluh ternyata membuahkan hasil. Setelah lebih kurang 19 tahun berjualan tahu keliling, modal yang dikumpulkan Acim pun mulai menumpuk. Tidak banyak memang,namun bisa membuat pekerjaannya sedikit lebih ringan. Minimal, dengan modal yang dia punya, bisa membuatnya berjualan tahu di pasar tradisional tanpa harus keliling. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Tahun 2000 mulailah Acim memasarkan tahunya di pasar tradisional. Meskipun sudah berjualan di pasar, Acim tidak berhenti mengumpulkan dana untuk memajukan usahanya. Tiga tahun lamanya di berjualan di pasar, peluang membesarkan usahanya nampak di depan mata. ”Awal 2003, ada pengusaha pabrik tahu yang bangkrut dan menawarkan saya untuk membeli pabrik dan alat-alat produksinya. Kesempatan itu langsung saya ambil,” ucapnya mengenang. Sebuah pabrik pengolahan tahu yang berdiri di atas tanah seluas 100 meter persegi menjadi titik balik perjalanan usaha Acim yang lebih besar. Untuk memulai menjadi seorang bos industri pengolahan bahan makanan, Acim tentu harus merogoh kantong lebih dalam.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Untuk membeli bangunan pabrik pengolahan, dibutuhkan dana yang tidak sedikit, yakni berkisar Rp9 juta. Sementara untuk membeli perabotan dan beberapa alat produksi pengolahan tahu seperti mesin uap,tungku air,dan lainnya, Acim membutuhkan dana minimal Rp7 juta. Tentu saja dana tersebut lumayan besar di mata Acim. Namun, tekadnya sudah sebesar gunung untuk mengambil kesempatan ini dan bisa memulai bisnis dengan keuntungan yang cukup menjanjikan di kemudian hari. Dua tahun kemudian, Acim memutuskan menjalankan bisnis ini. Awal tahun 2005, Acim memberanikan diri meminjam modal ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp35 juta yang untuk membeli lahan pabrik dan bangunannya beserta peralatan pengolahan tahu. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
”Harga tanah sendiri sudah sangat mahal sekitar Rp50 juta, tapi bisa dicicil.Jadi pinjaman dari bank bisa untuk memulai usaha sambil menabung untuk melunasi utang tanah dan utang ke bank,” jelasnya. Sadar tidak mampu menjalankan industri pengolahan makanan seorang diri, Acim merekrut tujuh tenaga kerja yang sudah terampil dalam menjalankan mesin pengolahan maupun yang masih baru. Bahkan,dia pernah mempekerjakan 20 orang sekaligus. Namun, jumlah tersebut tidak bertahan lama.Kini,di pabrik kecil miliknya itu, dia mempekerjakan sedikitnya sembilan tenaga kerja.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Acim menceritakan, pada awalnya, industri pengolahan tahu miliknya hanya mampu memproduksi sedikitnya 1 kuintal tahu per hari yang kemudian didistribusikan ke pasar tradisional di daerah Ciputat dan sekitarnya. Menurutnya, tidak banyak keuntungan atau omzet yang diperolehnya pada masa awal menjalankan bisnis ini. ”Paling besar keuntungan per hari hanya Rp300.000. Itu pun sudah dikurangi dengan belanja bahan dasar pembuat tahu dan upah pekerja di sini,” paparnya. Optimisme terpancar dalam diri Acim. Meskipun kondisi awal tidak menguntungkan dan jauh dari ekspektasinya, dia tetap yakin bisnis yang dijalankan akan membawanya pada kehidupan yang lebih baik.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Optimisme yang tinggi membawanya bekerja lebih keras. Alhasil, perlahan tapi pasti, pabrik miliknya mulai berkembang. Acim bukanlah orang pertama yang memiliki pabrik pengolahan tahu di daerah Ciputat dan sekitarnya. Kerasnya persaingan dan kualitas bahan makanan jadi yang diolah di pabrik dan dipasarkan di pasar tradisional membuat Acim tidak boleh menyerah. Alhasil,kini pabrik pengolahan tahu miliknya mampu memproduksi sedikitnya 6 kuintal tahu per hari untuk dipasarkan di rekanannya di pasar Ciputat dan sekitarnya. Lebih dari 1.000 tahu putih ukuran besar dan 790 tahu ukuran kecil yang biasanya dikonsumsi di rumah tangga dihasilkan dari pabrik kecil miliknya. Tentu saja, kuantitas ini harus dibayar cukup mahal.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Biaya produksi dalam sehari mencapai Rp5 juta. Biaya itu tidak hanya dipergunakan untuk membeli bahan dasar pengolahan tahu, biaya proses pengolahan,dan upah bagi para pekerjanya. Jika sehari saja biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp5 juta,maka selama kurun waktu satu bulan, dana sebesar Rp150 juta harus dikeluarkan untuk memproduksi tahu-tahu berkualitas dan bergizi tinggi. Keuntungan yang didapatnya pun terbilang sudah cukup besar baginya. Jika pada awalnya hanya meraup keuntungan Rp300.000 per hari, kini omzetnya jauh di atas itu. Sayangnya, dia enggan menyebutkan omzet yang didapatnya kini. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
”Yang jelas bisa untuk menutupi biaya produksi dan bisa membayar cicilan utang ke bank,” katanya sambil tersenyum. Untuk mendistribusikan hasil pengolahannya, Acim juga memiliki sebuah mobil operasional berjenis pikap yang siap mengantarnya ke pasar tradisional setiap malam. Salah satu kebanggaannya dengan bisnis ini, Acim sudah berhasil mengantarkan anaknya menjalani proses pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi di Kota Bandung. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Setiap usaha menuju kesuksesan kerap menemui hambatan. Begitu pula yang terjadi pada bisnis industri pengolahan bahan makanan yang dirintis Acim. 
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Langkahnya menapaki dunia usaha tidak berjalan mulus. Insiden kebakaran yang melanda pabrik tahu miliknya adalah duka terdalam selama dia menjalankan bisnis ini. Amukan si jago merah pada 2005 silam membumihanguskan seluruh bangunan pabrik tahu beserta isinya. Beruntung, rumah tinggalnya yang persis berdampingan dengan pabrik itu tidak ikut habis terbakar. ”Semua ludes dan tidak bersisa. Yang tersisa hanya pakaian yang menempel di badan saja. Ini cobaan terberat selama saya menjalankan usaha ini,” kenang Acim. Kebakaran yang terjadi lima tahun silam bermula karena mampetnya minyak tanah dalam tungku sehingga membuat api di tungku uap membesar dan melahap seluruh barang di dalamnya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Kerja keras Acim pun seolah habis tidak bersisa. Akibat insiden amukan si jago merah tersebut, Acim mengalami kerugian sekitar Rp100 juta,angka yang cukup besar baginya. Pascakebakaran,tentu saja semua harus dimulai dari awal lagi. Acim mulai mengumpulkan modal untuk melanjutkan usahanya. Acim pun menggadaikan mobil operasional miliknya untuk mendapatkan dana Rp35 juta. ”Waktu itu tidak berutang lagi karena dibantu oleh saudara-saudara saya yang menyumbangkan barang-barang berharga untuk modal saya.Dari saudara-saudara,saya dapat Rp30 juta,”papar Acim. Tidak mau menyerah dengan keadaan, Acim mulai merangkai kembali usahanya.Tragedi kebakaran tersebut justru semakin memperbesar usahanya.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Pengusaha Tahu Omset Jutaan Rupiah Perhari: http://kinciakincia.com/berita/278-pengusaha-tahu-omset-jutaan-rupiah-perhari.html
Bangunan pabrik yang semula hanya 100 meter persegi kini diperlebar hingga menjadi 200 meter persegi.Bangunan pabrik miliknya terlihat lebih luas dan bisa dipergunakan untuk memaksimalkan produksi tahu.Selain itu,dia juga berhasil menebus kembali mobil operasional yang digadaikan untuk memulai usaha pascakebakaran. Bahkan, kini Acim sudah terlihat lebih maju beberapa langkah. Pada sepetak lahan di depan pabriknya, terparkir sebuah mobil keluarga. Meskipun dibeli dengan mencicil Rp4,5 juta per bulan, mobil itu seolah menjadi bukti keberhasilan kerja keras Acim (kc/saat ditemui harian Seputar Indonesia (SINDO) )




Kirim ke Teman jumlah akses: 2.663 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Jumat, 21 Februari 2014

Utang Pelaku Koperasi dan UKM Dapat Diputihkan

Jakarta, kinciakincia.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Kemas Danial menyatakan, utang para pelaku koperasi dan UKM (KUKM) yang mengakses dana bergulir dan menjadi korban erupsi Gunung Kelud bisa diputihkan melalui mekanisme yang sudah ditetapkan."Ada dua mekanisme yang akan kami tawarkan untuk KUKM korban benca.....
Jumat, 21 Februari 2014

Utang Indonesia per Desember 2013 sebesar USD 264,2 miliar

Jakarta, Kinciakincia.com - Utang Indonesia pada tahun 2013 meningkat. Pada triwulan IV tahun 2013 atau tepatnya Desember 2013, utang Indonesia mencapai 30,2 persen atau 264,2 miliar dolar AS. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 28,7 persen."Rasio utang luar negeri terhadap PDB triwulan IV tahun 2013 sebesar 30,2 persen, meningkat dari 28,7 persen pada tahun s.....
Jumat, 21 Februari 2014

Lomba Mewarnai Foodmart

Padang, kinciakincia.com-Foodmart Padang Menggelar lomba mewarnai untuk anak-anak. Lomba ini diadakan untuk menumbuhkan kreatifitas anak usia dini.Hal ini disampaikan oleh Store Manager Foodmart Haryono pada kinciakincia.com Jumat (21/2) "Kita mengadakan lomba mewarnai hari Minggu 23 Februari 2014 mulai pukul 09.30. Lomba ini untuk anak-anak usia 5 sampai 6 tahun," ujarnya.Lebih jauh Har.....
Jumat, 21 Februari 2014

One Village One Product, Korea Selatan Buka Peluang

Jakarta, kinciakincia.com—Korea Trade-Investment Promotion Agency of  Republik Korea atau Kotra bersama Kementerian Koperasi dan UKM  akan mengoptimalisasi komoditas unggulan melalui program one village one product.Meliadi Sembiring, Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya KUMK  Kementerian Koperasi dan UKM, menjelaskan, program one village one product (OV.....
Jumat, 21 Februari 2014

Belanja Hemat Dengan HiCard di Foodmart

Padang, kinciakincia.comAkhir pekan ini Foodmart masih memberikan banyak diskon bagi pelanggan setianya. Salah satunya diskon 10% dengan menggunakan kartu HiCard untuk pembelian HandPhone dan Tablet."Kami memeberikan diskon spesial bagi pelanggan yang menggunakan HiCard saat berbelanja. Dengan menggunakan HiCard bisa belanja jauh lebih hemat," ujar Store Manager Foodmart Haryono p.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35