Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Kamis, 14 April 2016 06:28 WIB
Irwan Prayitno saat rapat. Ia sebutkan, Pemerintah Sumbar bentangkan karpet merah untuk investor serius
Irwan Prayitno saat rapat. Ia sebutkan, Pemerintah Sumbar bentangkan karpet merah untuk investor serius
Kinciakincia.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberikan kemudahan bagi investor yang serius untuk berusaha dan membuka peluas seluas-luasnya.

"Jika investor sungguh-sungguh kami akan berikan semua kemudahan yang bisa diberikan sesuai aturan yang ada kepada para investor. Mulai dari perizinan, pembebasan lahan, dan studi amdalnya akan kami segerakan," kata Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat berdiskusi dengan tim TOQ Consulting Group, Rabu, 12 April 2016.

Dijelaskan Irwan Prayitno, jika ada pihak-pihak yang mencoba menghalangi atau mempersulit investor menanamkan modal di Sumbar, akan ditindak dengan tegas.

"Kami bentangkan karpet merah untuk investor yang serius," tegasnya.

Menurut Gubernur Sumatera Barat, sebelumnya, saat pemerintahan periode pertama 2010 hingga 2015, sudah banyak orang yang mengaku sebagai investor yang mencoba menawarkan berbagai konsep pengembangan usaha di Sumbar. "Namun, akhirnya hanya sedikit sekali yang ternyata benar-benar serius."

Dijelaskannya, jika ada investor yang ingin masuk Sumbar, ia minta tidak menggunakan jasa broker, tetapi langsung bertemu dengan Pemprov Sumbar.

"Kami langsung gelar rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait," katanya.

Ia menegaskan, tidak ingin membuang-buang waktu untuk investor abal-abal yang hanya mencoba-coba.

Menurutnya, beberapa tahun lalu ada investor yang sepertinya sangat serius ingin menanamkan modal hingga Rp40 triliun di Sumbar.

"Mereka minta dibuatkan MoU dengan bupati dan wali kota dan kami luluskan. Namun akhirnya, investasi yang disebutkan tersebut tidak pernah terjadi sampai sekarang," sebutnya.

Ia menambahkan tidak ingin membuang-buang energi untuk investor yang tidak serius seperti itu lagi. (kkc)



Kirim ke Teman jumlah akses: 899 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Rabu, 13 April 2016

Hasil Survei GCI, Digitalisasi Ekonomi Indonesia Kurang Baik

Dalam laporan hasil survei yang dilakukan Global Connectivity Index (GCI) asal Chuna, menyebutkan, Indonesia masih tergolong ke dalam negara yang belum mampu menciptakan digitalisasi ekonomi menggunakan infrastruktur digitalnya dengan baik. "Bangsa-bangsa yang berada dalam tahap awal digitalisasi ekonomi harus mengembangkan rencana teknologi jangka panjang yang mencakup broadband dan .....
Rabu, 13 April 2016

Pemerintah Akan Bentuk Badan Promosi Indonesia

Agar kegiatan promosi terintegrasi, pemerintah akan membentuk Badan Promosi Indonesia. Lembaga ini dibentuk khusus untuk mempromosikan perdagangan, pariwisata dan investasi Indonesia di kancah internasional.Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nus Nuzulia Ishak menerangkan, lembaga ini akan menaungi promosi 17 kementerian. Saat ini kegiata.....
Senin, 11 April 2016

Tiga Komoditas Hortikultura Agam Dapat Bantuan Pusat

Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) membantu kelompok tani dan petani di Kabupaten Agam untuk mengembangan tiga komoditas holtikultura jenis cabai, jeruk dan bawang pada 2016."Tanaman ini akan dikembangkan di Kecamatan Matur, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Candung, Baso, IV Angkek  dan Palupuh," kata Afdhal, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (.....
Sabtu, 09 April 2016

Perdagangan Indonesia- Uni Erora Capai 2,26 Miliar US Dolar, Presiden Jokowi Senang

Presiden menerima kunjungan Menteri Luar Negeri dan sekaligus sebagai Wakil Presiden Komisi Uni  Eropa (UE) Federica Mogherini di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (8/4/2016). Kunjungan ini memfokuskan pada hubungan UE-Indonesia dan UE-ASEAN.Melalui Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, dalam pertemuan dibahas mengenai bilateral isu, investasi perdagangan-pariwisata, isu ekstremis.....
Rabu, 06 April 2016

Kopi Arabika Komoditas Masa Depan Petani Agam

Mungkin belum banyak orang yang mengetahui, termasuk orang Agam sendiri, kalau kopi jenis arabika produksi Agam berkualitas unggul. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam, Ir. Yulnasri, MM, Rabu (6/4/2016).Menyadari potensi luar biasa itu, Pemkab Agam  melalui Dishutbun, mencoba mengembangkan tanaman tersebut. Salah satu sen.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35