Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)

Sabtu, 18 Juli 2015 15:06 WIB
Padang, Kinciakincia.com - Memasuki hari kedua lebaran (18/07), aktivitas di sejumlah titik menuju tempat-tempat rekreasi keluarga dan destinasi wisata yang ada di Bukittinggi dan sekitarnya mulai meningkat. Hal ini, dibarengi juga dengan peningkatan jumlah arus kendaraan pada jalur yang menghubungkan Kota Padang dengan Kota Bukittinggi.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Padang-Bukittinggi Macet, Volume Kendaraan Naik 200%: http://kinciakincia.com/berita/2030-padangbukittinggi-macet-volume-kendaraan-naik-200.html
Kapolres Bukittinggi, AKBP Amirjan menuturkan bahwa peningkatan volume kendaraan tersebut mencapai 200% dari hari biasanya. Meski Pemprov Sumbar sudah turun tangan dalam mengantisipasi kemacetan dengan mengaktifkan beberapa jalur alternatif, namun kepadatan jalur utama tersebut seperti tidak dihindari. Diprediksi, kepadatan akan terus bertambah hingga Minggu (19/07) esok.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Padang-Bukittinggi Macet, Volume Kendaraan Naik 200%: http://kinciakincia.com/berita/2030-padangbukittinggi-macet-volume-kendaraan-naik-200.html
Diamini oleh AKBP Amirjan, jalur Padang-Bukittinggi memang merupakan salah satu jalur terpadat di Sumatera Barat terutama saat lebaran. Selain destinasi wisata yang banyak tersebar di Kota Bukittinggi, juga terdapat spot-spot menarik di sepanjang jalur itu. Terutama pada titik Lembah Anai yang terkenal dengan air terjunnya. Oleh karena itu, jalur tersebut selalu dijadikan pilihan utama ketimbang melewati beberapa jalur alternatif seperti Sicincin-Malalak.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Padang-Bukittinggi Macet, Volume Kendaraan Naik 200%: http://kinciakincia.com/berita/2030-padangbukittinggi-macet-volume-kendaraan-naik-200.html
"Hari ini, arus masih bisa kita kendalikan. Meski dengan sistem buka tutup dan pengaturan manual untuk mengatasi antrean panjang," ujar Amirjan seperti yang dikutip dari tempo.co.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Padang-Bukittinggi Macet, Volume Kendaraan Naik 200%: http://kinciakincia.com/berita/2030-padangbukittinggi-macet-volume-kendaraan-naik-200.html
Sementara itu, untuk mengantisipasi bertambahnya kebutuhan lahan parkir di Bukittinggi, Gubernur Irwan Prayitno telah memberikan lampu hijau kepada pihak terkait bahwa lahan parkir yang ada di kantor-kantor pemerintahan setempat bisa dimaksimalkan. Bahkan, instruksi gubernur tersebut tidak saja berlaku di Bukittinggi, tetapi di seluruh kota yang banyak dijadikan sebagai destinasi wisata liburan lebaran.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Padang-Bukittinggi Macet, Volume Kendaraan Naik 200%: http://kinciakincia.com/berita/2030-padangbukittinggi-macet-volume-kendaraan-naik-200.html
"Terutama, kantor-kantor pemerintahan yang berada di daerah wisata seperti Bukittinggi. Atau yang banyak menjadi tujuan wisata sejumlah pemudik selama lebaran," tutur Irwan seperti dikutip dari republika.co.id.
Sumber: Kinciakincia.com, Media Online Ekonomi dan Promosi Bisnis - UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah): Padang-Bukittinggi Macet, Volume Kendaraan Naik 200%: http://kinciakincia.com/berita/2030-padangbukittinggi-macet-volume-kendaraan-naik-200.html
Menurut Irwan, hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemacetan. Selama ini, kota-kota wisata di Sumatera Barat ketika lebaran menjadi destinasi favorit masyarakat. Namun, hal itu belum didukung oleh sarana dan prasarana parkir yang belum memadai. Sehingga, setiap tahun, selalu terjadi kemacetan terutama yang berada di dalam kota karena kekurangan lahan parkir. (kc/red)



Kirim ke Teman jumlah akses: 523 kali Model Cetak  Jadikan PDF

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2015

Sumbar Talenta Promosikan Kesenian Minang di Singapura

Tim Kesenian Sumbar Talenta binaan Himpunan Wanita Karya (HWK) Sumatera Barat kembali mendapat kesempatan tampil di luar negeri. Kali ini, Sumbar Talenta membawa misi kesenian di Negara Singapura.Pembina Sumbar Talenta, Sastri Yunizarti Bakry, melalui siaran pers yang diterima kinciakincia.com, Minggu (12/07), mengatakan, Sumbar Talenta secara resmi diundang Singapure Minang Association.....
Jumat, 03 Juli 2015

Restocking Lubuak Sikarah, Solok

Banda Tangah Kelurahan Sembilan Korong Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok mendapat kesempatan Penebaran Ikan tersebut dilakukan langsung oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat tanggal 30 Juni 2015 bersama kelompok P3A yang diketuai oleh Yutril Chan.Bibit ikan ini adalah bantuan dari DKP Sumbar yang diberikan kepada 10 lokasi tebaran yang tersebar di Kabupaten/Kota.Di Banda tangah sendiri peneb.....
Minggu, 07 Juni 2015

KSSB Kenalkan Spot Selancar di Kota Padang

Sumatera Barat ternyata tidak saja punya Mentawai sebagai spot selancar yang telah mendunia. Selain Mentawai, Pesisir Pariaman dan Kota Padang juga punya beberapa spot untuk bermain papan di gulungan ombak itu. Tentu saja, hal itu yang menjadi pemicu bagi Komunitas Selancar Sumatera Barat (KSSB) dalam memperkenalkan spot-spot tersebut ke khalayak publik baik lokal, nasional dan internasional.D.....
Selasa, 02 Juni 2015

Kenang "Ayah Lubuak", NJT3 Tampilkan Randai Tradisi

20 Mei yang lalu, dunia kesenian tradisi Minangkabau kembali ditinggalkan oleh seorang seniman tradisinya. Ialah Rusli Lubuk atau yang biasa dipanggil Ayah Lubuak yang hingga akhir hayatnya selalu fokus pada seni randai, tari dan silat tradisi khas Sumatera Barat itu.“Beliau yang menemani saya menghadirkan grup Randai dua kali seminggu selama tiga tahun untuk Dewan Kesenian Padang,&rdquo.....
Senin, 01 Juni 2015

Iven Sumbar Bulan Ini: Festival Danau Maninjau dan Kontes Batu Akik di Solsel

Sumatera Barat seperti tidak kehabisan iven. Pada Juni 2015 ini, setidaknya ada lebih dari tiga iven Sumbar berlatar budaya dan pariwisata yang digelar. Seperti Pagaruyung Fair, Festival Danau Maninjau dan Kontes Batu Akik di Solok Selatan. Pagaruyung Fair 2015 misalnya, meski telah dimulai sejak 16 Mei lalu, namun baru akan dibuka pada 3 Juni 2015 nanti dengan Pawai Budaya di Batusangkar. Sementa.....

Kirim Informasi Untuk Teman



 


Pasang Iklan Anda
  Jual Beli
1 gr 636.000 564.000
2 gr 1.222.000 1.128.000
2,5 gr 1.507.500 1.410.000
3 gr 1.793.000 1.692.000
4 gr 2.364.000 2.256.000
5 gr 2.990.000 2.820.000
Update Tgl: 00-00-0000 pukul 00:00
Mata Uang Beli Jual
USD 13.540,00 13.575,00
EUR 16.030,00 16.080,00
SGD 10.040,00 10.100,00
JPY 120,10 120,55
AUD 10.375,00 10.410,00
Update Tgl: 14-12-2017 pukul 08:35